Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/bnkp/public_html/paneladmin/dbconnect.php on line 6
Renungan Minggu 26 Februari 2017 YESUS RAJA YANG DIURAPI (YESU RAZO NIBAYOINI) Mazmur 2:1-12 Oleh: Pdt. Oklisman Gulo, S.Th., M.Min, Gereja BNKP Batam

Renungan Minggu 26 Februari 2017 YESUS RAJA YANG DIURAPI (YESU RAZO NIBAYOINI) Mazmur 2:1-12 Oleh: Pdt. Oklisman Gulo, S.Th., M.Min

Renungan Minggu 26 Februari 2017 YESUS RAJA YANG DIURAPI (YESU RAZO NIBAYOINI) Mazmur 2:1-12 Oleh: Pdt. Oklisman Gulo, S.Th., M.Min
Renungan Minggu 26 Februari 2017 YESUS RAJA YANG DIURAPI (YESU RAZO NIBAYOINI)  Mazmur 2:1-12 Oleh: Pdt. Oklisman Gulo, S.Th., M.Min

Saudara/i  yang terkasih dalam Yesus…

Firman Tuhan ini dipahami sebagai Mazmur Mesianis yakni nubutan yang tertuju kepada Sang Mesias Raja yang di utus Allah di tengah-tengah dunia ini. Pengharapan akan Sang Raja Mesianik itu disampaikan saat pelantikan/pengurapan Raja Daud sebagai Raja Israel (2 Samuel 5:3), dimana ada kerinduan umat bahwa suatu saat akan lahir seorang Raja yang kekal dari keturunan Daud yang memerintah Israel. Kemudian juga dalam Firman Tuhan ini tergambar bagaimana dunia menentang Tuhan, Sang Raja atau melawan pemerintahanNya tersebut. Mereka memberontak dengan sia-sia. Pada akhirnya segala rencana dan tujuan Sang Raja Ilahi dalam pemerintahanNya itu tidak ada yang dapat menggugatnya.

  1. 1.        Dunia menolakNya

Bangsa-bangsa dunia bersekongkol, sepakat untuk melawan pemerintahan Allah adalah lambang dari kekuatan manusia di dunia ini yang menentang Tuhan dan ajaranNya. Pemerinatah Allah dan kerajaanNya diserang atau ditolak oleh dunia. Objek serangan mereka adalah “Yang diurapiNya” secara historis yakni Daud (bnd 1 samuel 24:6-7); secara nubuat yakni: Mesias.  Di hadapan Allah yang berdaulat semua hal ini adalah kesia-siaan. Keadaan ini mengingatkan kita tentang keberadaan Yesus sebagai Mesias yang datang ke dalam dunia dan orang-orang Kristen yang masuk dalam kerajaanNya. Yesus dan pemerintahanNya ditolak oleh dunia, dibenci oleh yang tidak percaya. Namun dalam Firman Tuhan ini Allah yang berdaulat dalam kerajaanNya, akan membuat semuanya itu sia-sia, binasa dan mereka dipermalukan.

  1. 2.        Raja yang diurapi menyatakan kuasaNya

Penolakan yang dipamerkan oleh dunia pada waktunya akan menghadapi konsekuensinya. Murka Allah yang akan  dilakukan sebagai peringatan supaya mereka sadar.  Atas keinginanNya sendiri, Allah menetapkan seorang Raja yang diurapinya untuk menyelamatkan dunia. Ia adalah Anak Allah yang dikasihiNya yang menjadi hakim untuk menyatakan keadilanNya.  Oleh Karen itu pilihan yang tepat bagi segenap kaum di bumi ialah mengikuti ajakannya yaitu bertindak bijaksana, mengikuti ajaranNya, beribadah dan merendakan diri di hadapanNya supaya memperoleh keselamatan.

Orang yang diurapi Tuhan adalah seorang yang diurapi harus siap menghadapi keadaan, punya prinsip yang tegas, tetapi lemah lembut dengan sikapnya yang tenang Dalam keadaan terdesak sekalipun dia tidak panik dan bertindak yang salah, tapi mereka tenang dan berdoa meminta petunjuk dari Tuhan. Orang yang diurapi Tuhan harus selalu mengerti isi hati Tuhan dan mau menjalankan kehendak Tuhan. Orang yang diurapi Tuhan akhirnya selalu akan meraih kebahagiaan. Mungkin tidak sedikit orang yang berpikir karena mengikut Tuhan, kehidupan jadi sulit. Banyak hambatan ataupun cibiran dari orang di sekitarnya, bahkan ada pula yang berniat jahat. Tapi ingatlah bahwa pada akhirnya kita yang setia dan percaya kepada Tuhan akan selalu menang dan meraih kebahagiaan, seperti yang dikatakan dalam Mazmur 2: 12b, “Berbahagialah semua orang yang berlindung kepada-Nya!”